how to understand this text in different language

Selasa, 26 Maret 2013

Cinta Bulan Purnama: Part 1



Cinta Bulan Purnama: part 1


Orang bilang ia cacat. Pengucapan kata-katanya ketika berbicara agak sulit ditangkap telingaku. Apalagi kalau ia menggunakan bahasa jawa. Wajahnya terbagi dua. Paras sebelah kirinya jauh dari apa yang disebut orang jawa sebagai wong bagus. Tapi sisi kanan menampakkan rupa aslinya yang menawan. Aku suka memandangnya kalau ia tersenyum dari sudut manapun. Senyum lebar yang sering ia berikan padaku saat kami berpapasan.

Jari jemari dikedua tangannya panjang-panjang. Bentuknya hanya itu. Tidak indah. Hanya menjulur saja. Kadang aku perhatikan jari jemari itu bekerja saat memberi makan ternak sapinya atau waktu mengoper persneling mobil pick-up hitam yang ia kemudikan untuk mengantar furniture kayu milik majikannya yang juga pakdenya sendiri. Tapi secara keseluruhan, lengannya indah.

Rambutnya biasa. Lurus tebal dan suka ia bagi kekanan lebih banyak. Kalau diperhatikan, ada pusaran rambut tepat diatas leher belakang. Bulu-bulu halus mengisi pipi kanan dan kiri hingga terlihat dari belakang jika lebih dekat,  saat kami berboncengan sepeda motor,  seperti mengatakan bahwa pemiliknya adalah laki-laki sejati.

Dadanya bidang. Lebar dadanya menceritakan kebaikan hatinya, dan kasih sayang yang tulus kepada siapa saja yang ia kenal. Menegaskan kesabarannya menghadapi tulisan nasib yang mematri status dirinya sebagai orang yang dianugrahi cleft palate.

Kedua kakinya kukuh, siaga berteriak kepada siapa pun bahwa mereka adalah tiang-tiang kokoh yang siap menyangga kehidupan ibunya, dan saudara- saudara. Tingginya sedang saja. Tapi tidak pendek. Dan ia masih bisa akan lebih tinggi lagi karena umurnya memang baru menjelang 23 tahun.

Ia menikmati hidup. Tertawa ketika bisa dan suka menari. Joget dangdut yang suka ia lakukan dengan jenaka didepanku bagiku adalah tarian yang merayakan hidup dan perasaannya padaku. Kebetulan aku tidak suka musik tersebut. Dan mungkin tidak akan pernah suka. Tapi melihat caranya berjoget, aku rela sebagian memori laptopku untuk menyimpan lagu-lagu ceria itu. Ia suka bernyanyi. Dan aku suka senandungnya. Tapi nyanyiannya selalu terhenti. Saat ia menyadari keterbatasan suaranya.

Hatinya gampang terenyuh melihat kesakitan orang. Batinnya mungkin berkaca pada keadaan dirinya sendiri yang selalu bergulat dengan rasa pedih yang mempertanyakan mengapa ia lahir dengan membawa ketidak sempurnaan fisik yang membuatnya menderita batin. Aku tidak tahu seberapa dalam luka itu.

Isi kepalanya bertolak belakang dengan kemudaan tubuhnya. Dari caranya menasehati adinda yang manja dan ingin selalu dituruti keinginannya, maupun caranya mematuhi dan menopang kehidupan kedua orangtua. Kejujuran dan ketegasannya,  umurnya bisa jadi sudah 40 tahun. Tujuh  tahun lebih tua dariku.

Tekadnya untuk tidak pernah akan menikah, dan hanya mengabdikan diri dan hidupnya untuk kedua orangtua bersumber dari rasa putus asa yang sering bertepuk sebelah tangan dalam percintaan. Kehidupan romantiknya menyedihkan. Beberapa kali ia jatuh cinta, dengan segenap hati dan perasaan, berkali-kali ia ditolak. Beberapa ada juga yang memanfaatkannya sebagai pengisi pulsa otomatis.

Kesabarannya adalah relatif . hanya keluguan anak-anak yang bisa menahannya dari murka. Siapapun, apapun pangkat, usia maupun jenis kelaminnya  tidak akan luput dari tinjunya. Satu yang bisa membuatnya amat sangat marah.  Yaitu jika ada yang menggodanya dengan menirukan caranya berbicara. Baginya itu adalah penghinaan atas harga diri.

Perlawanan terhadap penolakan sesamanya. Sesuatu yang kucoba pahami. Karena memukul orang apapun alasannya adalah sesuatu yang kurang bisa aku terima. Namun aku mengerti kehidupan kanak-kanak dan remajanya mungkin juga menjadi pemicu melakukan agresi. Ketika ia merasa berbeda dengan teman-teman sebaya, ketika orang mulai melihatnya berbeda, ketika ia merasa kurang diterima dengan adil.. Ia sering bertanya dengan lantang, siapa yang minta dilahirkan begini?. Maka saat ada yang  meledek dengan menirukan caranya berbicara, gunung kemarahan yang tertunda seperti menemukan momen untuk meletus sedahsyat-dahsyatnya.

Tidak ada manusia yang sempurna.

Bagiku ia adalah penolong yang setiap saat bersedia meminjamkan tangannya untuk membantuku. Mulai dari urusan dapur sampai urusan pekerjaan, ia akan datang tanpa diminta. Mungkin ia iba melihatku. Single parent dengan 3 anak yang masih kecil-kecil. Jauh dari kedua orangtua, hidup di desa yang berbeda dengan kehidupanku sebelumnya. Ia tau aku belum lama berpisah dari mesin cuci, internet,  dan pembantu rumahtangga. Kadang ia marah jika dilihatnya aku mencuci pakaian kotor yang begitu banyak. Karena disini aku harus melakukannya ditelaga yang cukup jauh dari rumah tempatku menumpang. Mungkin ia heran mengapa aku betah tinggal didesanya. Padahal menurutku, desa ini seratus kali lebih nyaman dari tempat manapun didunia!.

Adalah telaga tirta berlatar bebukit, yang setiap hari menyapa aku dengan kebeningan airnya. Adalah kabut tipis membungkus matahari yang  tiap pagi menarik kedua mataku terbangun untuk melihat keindahannya. Adalah manisnya kacang tanah yang ditanam diatas batu padas bertanah tipis.  Adalah senyum anak-anak desa yang riang menyambutku di pintu  menjelang pengajian TPA.  Adalah masjid bersahaja ditepian telaga. Aku adalah segala sesuatu yang menyenangkan.

Anak-anakku tumbuh menyesuaikan diri dengan kehidupan barunya. Menjadi liar dan tangguh seperti sebagaimana seharusnya. Dengan kelembutan kasih sayang orang desa. Meskipun luka terjatuh yang menginfeksi sering menghinggapi tungkai dan lengan mereka, aku tidak gusar. Nyai Clinton betul juga. Memang butuh orang sedesa untuk membesarkan anak-anak. Kehilangan papanya tidak banyak berpengaruh bagi mereka. Karena orang sedesa ini gantinya memenuhi hati mereka.

Ketika pertama kali aku tiba disini. Rasanya seperti akan pingsan. Tempatnya begitu jauh. Dan atmosfir perkampungan yang dihuni rumah-rumah berpekarangan luas, jalan-jalan sepi menurun dan menanjak curam, irama kehidupan desa yang tenang kadang membuatku tidak kerasan. Namun setelah dua minggu masa transisi yang dipenuhi air mata, aku mulai terbiasa.

Koneksi internet yang buruk, biaya komunikasi yang mahal, tidak adanya televisi memaksaku untuk terfokus pada hubungan antar tetangga. Meski  masih gagap dalam beramah tamah, aku melakukannya juga. Tidak belebihan kalau kukatakan kini aku sedang berlatih untuk menjadi manusia jawa seutuhnya.

Jarak dari rumah bulik ku ke kota terdekat adalah sekitar lima kilometer. Setelah berjalan naik turun, perjalanan bersepeda motor kecepatan tinggi bisa memakan waktu sekitar 15 menit. Waktu tempuh yang cukup jauh bagi orang yang terbiasa hidup bersandingan dengan mini market.

Bulik ku perempuan jawa tulen. Penyabar, wanita solo yang lembut dan jarang marah. Hatinya lapang seperti rumahnya yang menerimaku dan anak-anak tanpa syarat. Airmatanya  menyambut kedatangan kami dilingkungan ini dan menyapu keraguanku akan penerimaan yang aku takutkan. Karena sejatinya yang berhubungan darah dengan ku adalah suaminya. Sedang pak lik ku yang bekas preman itu tinggal menumpang dirumah isterinya.

Dia, laki-laki berumur 23 tahun itu adalah keponakan bulikku. Tinggal di seberang jalan. Selalu melewatkan hari ulang tahunnya yang tidak pernah dirayakan seolah kehadirannya didunia tidak berarti. Saat aku membutuhkan sesuatu ia selalu ada. Dan memberikan bantuan tanpa diminta.

Aku mulai menyadari ada sesuatu yang lain dari perhatiannya. Caranya berinteraksi dengan anak-anakku, denganku, seolah ia ingin mengisi kekosongan yang ada. Ketika tepat waktunya, aku yang mengajaknya kembali memberanikan diri  untuk membina hubungan dengan seorang perempuan.

Mulanya ia tidak percaya bahwa aku suka padanya. Ia bilang aku gila. Tidak waras, ia tidak tahu bahwa ia adalah laksana segenggam salju yang jatuh dari awan dingin yang membasahi jerami kering. Dan jerami itu beralih menjadi hijau lagi.

Tapi kehidupan percintaan kami hanya berumur pendek. Seperti usia telur burung cendet yang bersarang diatas pohon belimbing disamping rumah. Belum sempat menetas, sudah terjatuh diusik bocah-bocah usil yang sepi kegiatan.

Aku mencoba untuk bergeming. Sibuk menghibur diri sendiri bahwa segala sesuatu ada ajalnya. Sesuatu yang dimulai akan berakhir cepat atau lambat. Dan tentu saja, kedua orangtuanya tidak akan pernah menyetujui anak laki-lakinya menjalin hubungan dengan seorang janda beranak tiga. Betapapun tidak ada agama yang melarang maupun hukum yang dilanggar. Tetapi prinsip orang tidaklah sama. Aku menelan ramuan pahit ini yang tidak mungkin menyembuhkan apapun.

Mungkin Tuhan menolongku dengan cara ini. Bukan mungkin. Tapi pasti. Sebab aku yakin tanpa ada sebab yang begitu penting bagiku dan baginya tidak mungkin Tuhan memisahkan kami. Keputusan orangtuanya, bude dan kakak sepupunya pastilah yang terbaik. Apapun alasan mereka, entah demi kepentingan mereka sendiri yang mengatasnamakan kepentingan dirinya, yang jelas aku saat ini sudah tidak bisa lagi bertukar cerita dengannya setiap saat. Ini yang terbaik bagi kami. Sulit sekali untuk mempercayainya, tetapi begitulah.
Kadang ia seperti menghindari aku. Apalagi jika sedang dibawah pengawasan kedua orangtuanya. Terlihat sekali ia bingung harus bersikap bagaimana. Mungkin seharusnya aku tidak ada disini. Tidak menetap disini. Aku hanya menjadi racun..

Hari ini ulangtahunnya. Aku menahan diri untuk tidak terlalu membesar-besarkan. Karena tidak mau membuat insiden dengan melakukan hal yang akan membuat dirinya tambah diawasi. Apalah yang aku akan berikan padanya sebagai hadiah. Honor mengajarku sudah habis beberapa hari yang lalu. Kiriman dari orangtua belum akan tiba. Tapi pasti ada yang bisa aku lakukan untuk dia hari ini. Entah apa.

Patah hati itu sakit. Sakit seperti orang yang dibedah dadanya tanpa bius. Dan dari pada menjerit, aku lebih suka menangis. Tiga malam. Makin lama tangisannya makin berkurang. Dan nanti malam aku berjanji tidak ada lagi rasa sedih. Cinta memang harus diperjuangkan. Tapi tidak oleh sebelah pihak saja.

Selamat ulang tahun mas.  Sepanjang Februari 2011 tidak akan kulupakan.

Selasa, 11 Desember 2012

Questions For Business English 1 Mid-Test

 

 PRESENT SIMPLE

1. The film _____________ at midnight.
     a) finish b) finishes
2. Many people _____________ chocolate. 
    a) likes b) like
3. He _____________ homework in his bedroom. 
    a) doesn’t do b) don’t do
4. _________We listen to the radio in the car ?
    a) Did b) Do
5. They _____________ their grandparents on Saturdays.
    a) visit b) visits

 PAST SIMPLE

6. I_______________to school this morning
    a) went b) go c) going d) goes
7. My mother _____________ the street to work yesterday.
    a) cross b) crossed c) crosses d) crossing
 8.Tom and Mary _____________ for two miles three hours ago
    a) didn’t run b) run c) didn’t ran d) running
 9. The doctor_____________ me some medicines last month
    a) gives b) given c) gave d) giving
 10. Did he _____________ his family last year?
     a) visited b) visits c) visit d) visiting  

FUTURE SIMPLE

11. You will _____ Portuguese food.
      a) eat b) drink c) bought d)buys
12. The children ______ sleep in their own room.
      a) won’t b) shall not
13. she _________ go to the beach
      a) shall b) is going to
14. Shall _______ spend some time together?
      a) us b) our c) me d) we
15. Mr. Margono and I are going to attend a meeting ________________
      a) tomorrow b) four days ago c) just now d) last night  

Tag Endings

16. you used to work here, _______ you?
      a) don’t b) aren’t c) won’t d) didn’t
17. I am sitting next to you, _________ I ?
      a) aren’t b) don’t c) am not d) do
18. She has a Ferrari, ________ she ?
      a) doesn’t b) isn’t c) does d) is
19. Nobody ask for me, ________ they?
      a) do b) are c) don’t d) aren’t
20. STIE-STT Pelita Bangsa has a luxurious campus, ___________ it ?
      a) do b) doesn’t c) has d) hasn’t  

The Conditionals
21. If I had known this,_________________________
      a) I would have asked to lead the project.
      b) I will have asked to lead the project.
22. If it is summer, ____________________________
      a) the sky will be very clear
      b) the sky would have been very clear.

Modality
 23. you ________ work too hard. You’ll make your self ill.
       a) can b) might c) musn’t d) may
 24. _____________ please, send your application letter via e-mail ?
       a) ought to b) could you c) may d) must

Indirect speech
25 He asked me, “why do you come late?”
     a) He asked me why I come late. b) He asked me why I came late.
26 He asked me, “Does she want to marry me?
     a) He asked me whether she wanted to marry him. b) He asked me if she wants to marry him.

Idioms
27. You have to keep your eyes on the ball, that means___________________
      a) You have to focus on what you do. b) You are a goal keeper
28. I think you will be the front runner _______________________
      a) I have predicted that you will win something b) I think you will win the race
29. Which one is grammatically incorrect?
      a)Ethiopia remains plagued by poverty
      b)Two Rivers mixing jazz nevertheless traditional arabic music
      c)US company aims to fly You to the moon
      d)Science fiction future is near
30. The correct sentence is_______________
      a)Scientist discover way to lose weight without dieting.
      b)Scientist way to lose without dieting weight discover.  

Business letter

1. Please write down an email application letter to this company : Mattel Inc. Rob Pattinson, Director 86498 Green Ave. New York, NY 25009 The purpose of your writing is to inquire about the position posted in The Daily Mail by this company.

2. You are in a job interview. Please tell the interviewer about your self and your skill!



Sabtu, 18 Agustus 2012

Kurikulum Tersembunyi di Malam Takbiran

"Kurikulum adalah seluruh rencana kesempatan belajar yang ditawarkan kepada para pelajar oleh lembaga pendidikan dan pengalaman-pengalaman yang ditemui para pelajar ketika kurikulum itu diterapkan. (Print  1993:9)."

"Kurikulum tersembunyi adalah pelajaran-pelajaran yang tidak direncanakan dan tidak dimaksudkan oleh si pengajar. Karena tidak dinyatakan secara lisan ataupun tulisan. Tetapi ada. Kurikulum tersembunyi dapat bersifat positif atau negatif."(Print 1993:10)

Malam takbiran, 1433H. 

Setelah 3 hari 3 malam tidur dengan buku Curriculum Development and Design, karya Murray Print, penulis karena ngantuk setengah sadar dan tidak mendengar suara khas dari house music yang diputar penjual VCD depan rumah menggantikan lantunan takbir dan tahmid yang pada malam-malam sebelumnya senantiasa terdengar dari lokasi yang sama.Penjual VCD adalah pejabat setempat lho..

karena penasaran akhirnya saya melongok keluar. yah karena bagi saya sangat tidak cocok lah kehikmatan malam takbiran disandingkan dengan house music yang iramanya monoton dan membuat jantung dipaksa memompa darah lebih cepat itu.
dan ternyata memang, disekitar sumber suara berkumpul orang-orang yang sedang begitu gembira menyambut datangnya hari raya!.

fireworks, firecrackers, their all come together from everywhere.. kayaknya mereka kebanyakan uang sehingga not knowing what to spend, membeli petasan dan kembang api banyak-banyak untuk memeriahkan suasana..

aku bertanya dalam hati, hai para orang dewasa, apakah yang akan kalian ajarkan melalui kegiatan ini kepada anak-anak anda?. sadarkah anda bagaimana cara yang terbaik untuk merayakan malam takbiran?. 

kita memang bukan lembaga pendidikan, tetapi tentu anak-anak akan melihat apa yang kita kerjakan dan menganggap itu sebagai sebuah kebenaran. mungkin kita tidak sadar bahwa kita sedang memberi contoh tentang penikmatan berlalunya bulan Ramadhan secara salah dan berlebih-lebihan. kita sedang mengajarkan anak-anak melalui kurikulum tersembunyi, bahwa inilah cara kita yang baik dalam menunggu datangnya hari raya ummat islam..

Mari kita berhati-hati, sebagai orang tua yang akan memberikan arahan kepada generasi mendatang. 

(Huahmmm:ngAntUK....)

Minggu, 03 Juni 2012

Pribadi Introvert Lebih Rentan Terkena Penyakit Psikologis

Apakah anda senang menyendiri?. Suka memberi jarak pada orang disekitar anda?. Apakah dikeramaian anda lebih suka mengamati dari pada mengambil bagian?. Apakah anda merasa nyaman berada diteritori anda sendiri?.

Rabu, 30 Mei 2012

Jenis Kepribadian Menurut Galen

Adalah Aelius Galenus, atau Claudius Galenus (lahir tahun 129 M) seorang dokter, ahli bedah, dan filsuf yang berasal dari Bergama, Turki, memikirkan secara mendalam tentang empat tipe kepribadian manusia. Hingga saat ini teorinya banyak diakui oleh para psikolog modern sebagai suatu yang banyak benarnya.

1. Si Sanguinis
Orang yang bertipe sanguinis paling baik dalam berurusan dengan orang lain. Dia antusias, menyatakan pendapat dengan penuh gairah dan percaya diri serta memperlihatkan perhatian. Kelemahan tipe ini adalah dia terlalu banyak berbicara, egois, kurang disiplin dan sulit berkonsentrasi, emosional, tidak teratur dan sangat sensitif terhadap apa yang dikatakan orang tentang dirinya. Orang sanguinis memiliki energi yang besar, suka bersenang-senang, supel, optimis. Mereka juga dominan dalam percakapan, dan suka menjadi sahabat bagi semua orang. Dialah "Si Tukang Bicara".

2. Si Melankolis
Watak melankolis paling baik dalam mengurus perincian, dan pemikiran mendalam, memelihara catatan, bagan dan grafik, menganalisa, yang bagi orang lain terasa sulit. Namun ia cepat tertekan, suka menunda pekerjaan, kurang percaya diri, suka mengajukan tuntutan yang tidak realistis kepada orang lain. Melankolis adalah diam dan pemikir, berusaha mengejar kesempurnaan. Dalam pergaulan dia butuh ketenanga supaya bisa berfikir dan melakukan sesuatu.orientasinya adalah pada tugas, sangat berhati-hati dan perfeksionis, sangat menyukai keteraturan. jika menemui kenyataan tidak sesuai harapannya, dia akan sangat kecewa. Dia sering diidentifikasi sebagai "Si Pemikir" atau "Si Perfeksionis".

3. Si Koleris
Tipe ini paling baik dalam pekerjaan yang membutuhkan pengambilan keputusan yang cepat, seketika. Dia sangat berorientasi pada sasaran. Kegiatannya dicurahkan untuk prestasi, memimpin, dan mengorganisasikan. kelemahannya tipe ini adalah, dia tidak tau bagaimana menangani orang lain, sulit mengakui kesalahan, tidak sabaran, merasa benar sendiri, suka kecanduan jika melakukan sesuatu, tidak peka terhadap perasaan orang lain, terlalu pekerja keras. Dia sangat menuntut loyalitas dan penghargaan dari sesama, mengharapkan prestasinya diakui, serta senang mengemban tugas sulit. Koleris adalah "Si Pelaksana".

4. Si Phlegmatis
Ia senang menjadi penengah, dan pemersatu. Tapi dia juga kurang antusias terhadap sesuatu yang baru, malas, tidak berpendirian, sering khawatir, sedih dan gelisah. tidak suka mempersoalkan hal-hal sepele, tidak suka resiko atau tantangan, butuh waktu untuk setiap perubahan, kurang disiplin dan motivasi. Sisi positifnya adalah meski sering dicap lamban, koleris memiliki kecerdasan diatas rata-rata. Ia tidaksuka keramaian dan tidak suka banyak bicara. Kelebihannya dia banyak akal, bisa mengucapkan kata yang tepat disaat yang tepat. cocok menjadi negosiator. Dialah "Si Pengamat", atau "Si Manis".

Kebanyakan dari kita memiliki kombinasi dari dua tipe kepribadian diatas. Seperti Sanguinis dan koleris, sangat bisa berkombinasi karena keduanya ekstrovert.


Minggu, 25 Maret 2012

Apakah Jenis Kepribadianmu?

Kadang kita sulit memahami orang lain, orangtua, pasangan, atau malah diri sendiri. Mengapa kita sesama manusia memiliki perbedaan sikap dalam menanggapi suatu situasi yang sama. Apakah yang menyebabkan hal ini?.

Ternyata yang berbeda adalah tipe kepribadian kita. Manusia memiliki bentuk ciri khas watak yang berbeda satu sama lain. Dan pengamatan terhadap watak manusia ini sudah berlangsung sejak manusia mulai bermasyarakat. Para Sufi sejak ribuan tahun yang lalu memisahkan kepribadian manusia kedalam banyak jenis dan menggambarkannya dalam sebuah Enneagram.

Untuk lebih jelasnya menurut Enneagram (yang dibahas dalam bukunya Renee Baron dan Elizabeth Wagele) ada 9 tipe sifat manusia yang ada di dunia.

1. Tipe Pejuang
Orang dengan tipe ini termotivasi oleh kebutuhan untuk hidup dengan benar, memperbaiki diri sendiri dan orang lain dan menghindari marah.

2. Tipe Penolong
Tipe kedua dimotivasi oleh kebutuhan untuk dicintai dan dihargai. Mengekspresikan perasaan positif pada orang lain, tapi menghindari kesan membutuhkan.

3. Tipe Pengejar Prestasi
Para pengejar prestasi termotivasi oleh kebutuhan untuk menjadi orang yang produktif, meraih kesuksesan, dan terhindar dari kegagalan.

4. Tipe Romantis
Orang tipe romantis termotivasi oleh kebutuhan untuk memahami perasaan diri sendiri serta dipahami orang lain, menemukan makna hidup, dan menghindari citra diri yang biasa-biasa saja.

5. Tipe Pengamat
Dia termotivasi oleh kebutuhan untuk mengetahui segala sesuatu dan alam semesta, merasa cukup dengan diri sendiri, dan menjaga jarak, serta menghindari kesan bodoh atau tidak memiliki jawaban.

6. Tipe Pencemas
Orang tipe ini termotivasi oleh kebutuhan untuk mendapatkan persetujuan, merasa diperhatikan, dan terhindar dari kesan pemberontak.

7. Tipe Petualang
Tipe ini termotivasi oleh kebutuhan untuk merasa bahagia serta merencanakan hal-hal menyenangkan, memberi sumbangsih pada dunia, dan terhindar dari derita dan duka cita.

8. Tipe Pejuang
Orang dengan tipe ini termotivasi oleh kebutuhan untuk dapat mengandalkan diri sendiri, kuat, memberi pengaruh pada dunia, dan menghindari kesan lemah

9. Tipe Pendamai.
Para pendamai dimotivasi oleh kebutuhan untuk menjaga kedamaian, menyatu dengan orang lain dan menghindari konflik.

Saya mohon anda jangan dulu menarik kesimpulan tentang tipe kepribadian anda adalah yang nomer keberapa, karena manusia biasanya terdiri atas kombinasi beberapa kepribadian diatas. Misalnya anda tipe pendamai dan petualang, tetapi anda lebih dominan sebagai pendamai. Jadi harus dicari kombinasi seperti apa yang cocok dengan diri anda.

Jika anda merasa kurang pas dengan semua tipe diatas, jangan khawatir, masih banyak jenis watak manusia yang akan saya tuliskan di posting berikutnya. Karena para ilmuwan banyak yang memiliki teorinya sendiri. Silahkan di simak.

Terimakasih :)